Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Buka Suara soal Penyebab THR ASN Belum Cair 100%
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya: RI Jauh dari Krisis, Ekonomi Tumbuh 6 Persen Seharusnya Tak Sulit

Jumat, 27 Maret 2026 - 15:35:00 WIB
Purbaya: RI Jauh dari Krisis, Ekonomi Tumbuh 6 Persen Seharusnya Tak Sulit
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: Anggie Ariesta)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis kekhawatiran publik potensi krisis ekonomi yang akan menimpa Indonesia dalam waktu dekat. Sebaliknya, Purbaya menegaskan Indonesia justru sedang berada dalam fase akselerasi pertumbuhan yang kuat berdasarkan indikator ekonomi terkini.

Purbaya menyoroti aktivitas konsumsi masyarakat pasca-Lebaran sebagai bukti nyata terjaganya daya beli. Dia menyatakan mitigasi terhadap fluktuasi harga minyak dunia telah berhasil dilakukan melalui penyerapan beban pada APBN, sehingga dampak global tidak langsung menghantam ekonomi domestik.

"Jadi kita jauh dari krisis, kita malah ekspansi terus. Kalau bola kristal yang saya bilang, leading economic index kita yang enggak salah, sampai nanti 2029-2030 kita ekspansi terus. Jadi kita jauh dari krisis," ujar Purbaya di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Menanggapi target pertumbuhan ekonomi sebesar 5,7 persen, Bendahara Negara ini menjelaskan angka tersebut didasarkan pada data riil di lapangan, mulai dari survei konsumen, Purchasing Managers' Index (PMI), hingga angka penjualan otomotif yang terus merangkak naik.

Purbaya bahkan menyebutkan jika sinkronisasi antara kebijakan fiskal dan moneter berjalan optimal untuk menggerakkan sektor swasta, pertumbuhan ekonomi 6 persen bukanlah hal yang mustahil untuk dicapai.

“Tapi pada dasarnya kalau saya bisa jalankan mesin fiskal dan mesin moneter yang menggerakkan swasta, tumbuh 6 persen harusnya tidak terlalu sulit, di atas buku ya. Tapi di lapangan kan kita perlu dorongan-dorongan seperti yang lain-lain supaya lebih cepat lagi. Tapi yang jelas, mesin-mesin itu sudah kita hidupkan,” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut