Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo: Rakyat Tak Bermimpi Hidup Kaya Raya, tapi Ingin Bisa Hidup Layak
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya Lapor Kinerja Bea Cukai Membaik, Respons Presiden Malah Tertawa: Mereka Sudah Mulai Takut Ya?

Rabu, 20 Mei 2026 - 08:19:00 WIB
Purbaya Lapor Kinerja Bea Cukai Membaik, Respons Presiden Malah Tertawa: Mereka Sudah Mulai Takut Ya?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menceritakan soal kinerja Bea Cukai yang membaik kepada Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Arif Julianto)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan telah melaporkan kinerja Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia menjelaskan kinerja Bea Cukai telah menunjukkan tren pemulihan. 

Perbaikan komitmen kerja tersebut tercermin dari performa setoran kepabeanan dan cukai yang berhasil keluar dari zona kontraksi dan berbalik mencatatkan pertumbuhan positif.

"Jadi kelihatannya orang Bea Cukai sudah mulai serius kerjanya," ungkap Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTA, Selasa (19/5/2026).

Eks Ketua DK LPS ini mengatakan Prabowo menyambutnya dengan tawa saat mendengar laporan itu. Selain itu, ia menilai ketegasan pemerintah dalam melakukan reformasi birokrasi berhasil membuat para pegawai tidak berani lagi melakukan tindakan menyimpang.

"Kata Presiden, begitu (dikatakan) 'Pak sudah membaik', Presiden ketawa 'hahahaha, mereka sudah mulai pada takut ya', 'iya kayaknya Pak," tutur Purbaya menirukan dialognya bersama Presiden.

"Tapi kita nggak peduli, yang penting kinerjanya membaik," sambungnya. 

Berdasarkan data resmi Kementerian Keuangan, realisasi setoran dari sektor bea dan cukai hingga akhir April 2026 berhasil mengantongi dana sebesar Rp100,6 triliun. Angka ini tercatat 0,6 persen lebih tinggi jika dibandingkan dengan perolehan pada periode yang sama di tahun lalu.

Capaian ini menjadi perbaikan mengingat performa penerimaan kepabeanan sempat terpuruk dalam tiga bulan pertama tahun ini akibat kontraksi beruntun, masing-masing sebesar 14 persen pada Januari, 14,7 persen pada Februari, dan 12,6 persen pada Maret.

Purbaya memaparkan bahwa indikator keseriusan pegawai DJBC di lapangan juga dibuktikan lewat masifnya angka penindakan hukum terhadap komoditas selundupan dan ilegal di berbagai wilayah perbatasan sepanjang kuartal pertama.

Khusus untuk klaster penindakan rokok ilegal, Bea Cukai tercatat berhasil menyita hingga 684 juta batang rokok per April 2026, atau melonjak tajam sebesar 125,8 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). 

Sementara itu, untuk penindakan penyelundupan narkotika, otoritas kepabeanan berhasil melakukan intersep sebanyak 522 kali atau tumbuh 10,8 persen yoy.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut