Purbaya Jawab Keluhan Pedagang Tahu Tempe Imbas Rupiah Melemah
"Dengan nanti kebijakan lebih bagus itu kita akan melihat rupiah yang lebih stabil, sehingga para pedagang tahu tempe dan ibu-ibu rumah tangga juga bisa merasakan harga yang lebih baik tidak terbebani lagi beban hidupnya, tidak mengalami kenaikan beban hidup yang terlalu signifikan," kata dia.
"Jadi sinkronisasi kebijakan ini amat baik sekali untuk ekonomi kita di level makro maupun di level mikro ke depannya," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Bank Indonesia BI Perry Warjiyo mengungkapkan dua strategi dari fiskal dan moneter untuk memperkuat nilai tukar rupiah. Hal ini sekaligus merespons pelemahan rupiah yang telah melampaui Rp18.000 per dolar AS.
Perry menegaskan, koordinasi fiskal dan moneter sangat erat, termasuk dalam menjaga nilai tukar rupiah.
"Penguatan koordinasi fiskal dan moneter itu terus kita lakukan dan saat ini memang difokuskan bagaimana fiskal dan moneter seirama, saling mendukung, saling memperkuat untuk memperkuat upaya bersama stabilisasi nilai tukar rupiah," ucap Perry dalam konferensi pers.
Editor: Aditya Pratama