Purbaya Jamin Defisit APBN 2026 Tak Lebih 3 Persen
Purbaya menambahkan, rasio utang Indonesia masih terkendali meski menyentuh hampir Rp10.000 triliun per kuartal III 2025. Dia mengimbau kepada publik tak perlu khawatir soal kemampuan negara membayar utang.
Purbaya menyebut, rezim internasional kecenderungan menilai beban utang suatu negara dari kesanggupan membayar utang, meski ada selisih tipis terhadap PDB. Sehingga, kolaps keuangan negara tak selalu berdasarkan persentase utang.
Sejalan dengan itu, Purbaya menekankan penerbitan surat berharga negara yang diminati investor sejauh ini sebagai parameter kondisi negara dalam menjamin kesanggupan menanggung beban utang.
"Kalau kondisinya masih oke, dan dilihat oh ini masih stabil dan masih bayar utang, masih mampu bayar utang, ya mereka akan mau beli bonds-nya. Jadi yang dipakai adalah Debt to GDP Ratio dan deficit to GDP Ratio, itu yang dilihat banyak orang," katanya.
Editor: Aditya Pratama