Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Purbaya Lapor APBN Defisit Rp164,4 Triliun per April 2026 
Advertisement . Scroll to see content

Purbaya Beberkan Dampak Buyback SBN, Dana Investor Asing ke RI Tembus 3 Miliar Dolar AS

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:36:00 WIB
Purbaya Beberkan Dampak Buyback SBN, Dana Investor Asing ke RI Tembus 3 Miliar Dolar AS
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Selasa (19/5/2026). (Foto: Arif Julianto)
Advertisement . Scroll to see content

"Kalau anda pegang dolar sekarang ya jual ajalah," tuturnya.

Purbaya memaparkan transkrip operasional senyap yang dilakukan kementeriannya sejak akhir pekan lalu untuk membentengi pasar keuangan dari sentimen menghindari risiko global (risk-off global). Pemerintah tercatat melakukan intervensi masif selama tiga hari berturut-turut, yakni sejak Jumat, Senin, hingga Selasa ini.

Khusus pada hari ini, Selasa (19/5/2026), Kemenkeu menggelontorkan dana manajemen kas APBN sebesar Rp1,3 triliun untuk melakukan aksi beli di pasar surat utang. 

Dampaknya, tingkat imbal hasil (yield) obligasi negara berhasil ditekan turun (yang berarti harga obligasi naik dan menguat), sehingga memicu investor asing untuk ikut berbalik arah memborong SBN.

Berdasarkan data rincian transaksi harian yang dikonfirmasi Purbaya bersama jajarannya, pada hari ini investor asing resmi masuk ke pasar sekunder sebesar Rp500 miliar, sementara di pasar perdana atau primer mencatatkan angka masuk yang jauh lebih gemuk, yakni mencapai Rp1,68 triliun.

"Jadi tindakan kita menjaga stabilitas bond market itu sudah bisa mengembalikan kepercayaan investor asing terhadap bond kita, mereka mulai masuk, dolar mulai masuk kan ya harusnya. Mungkin nggak semuanya instan ya, Pak ya? Sebagian beberapa hari kemudian ya, Pak ya? Apa sudah langsung eksekusi, pak? Settlement-nya 2 hari lagi, tapi yang jelas di tengah gonjang-ganjing seperti itu, asing mulai masuk ke sini," ucap Purbaya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut