Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : PPATK Klaim Berhasil Tekan Transaksi Judi Online di 2025: Ini Sejarah Baru
Advertisement . Scroll to see content

Psikolog Ungkap Banyak Pengguna Narkoba Berawal dari Judi Online: Ini Ngeri

Sabtu, 15 Juni 2024 - 17:31:00 WIB
Psikolog Ungkap Banyak Pengguna Narkoba Berawal dari Judi Online: Ini Ngeri
Psikolog keluarga Muhammad Iqbal mengungkapkan judi online berkaitan erat dengan narkoba. Tak sedikit pengguna narkoba yang berawal dari judi online. (Foto: Trijaya FM)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Psikolog keluarga, Muhammad Iqbal mengatakan judi online berdampak negatif kepada generasi muda bangsa. Tak sedikit pengguna narkoba yang berawal dari judi online. 

Dia mengungkapkan kliennya merasa cemas dan stres akibat judi online. Pelariannya lantas ke narkoba.

"Klien saya itu rata-rata karena mereka ini cemas dan terus stres, mereka larinya ke narkoba, ini ngeri," kata Iqbal dalam podcast Polemik Trijaya FM bertajuk 'Mati Melarat karena Judi', Sabtu (15/6/2024).

Infografis Tugas Satgas Pemberantasan Judi Online
Infografis Tugas Satgas Pemberantasan Judi Online

Dia mengatakan judi online sangat erat kaitannya dengan penggunaan narkoba dan tindakan kriminal. Menurut dia, pelaku judi online akan menghalalkan segala cara agar mereka mendapatkan uang untuk kembali bermain.

"Jadi judol sangat relate dengan narkoba, nah narkoba sangat relate dengan kriminal. Jadi kalau ada tingginya angka kriminalisasi di sebuah daerah, itu cek penggunaan narkobanya pasti tinggi, karena mereka akan berusaha mencari uang dengan berbagai cara termasuk penipuan, pemalsuan, kekerasan," ucapnya.

Tidak hanya itu, kata dia, banyak juga kasus perceraian karena judi online.

"Jadi saya lihat judol ini dampaknya bahkan bisa menyebabkan perceraian, anak putus sekolah. Kalau perceraian dampaknya kepada kualitas SDM, anak yang harusnya mendapatkan kasih sayang malah terbatas, akhirnya terjadi kenakalan remaja," katanya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut