Profil Tan Joe Hok: Anggota 7 Pendekar Bulu Tangkis Indonesia Meninggal Dunia
Setelah pensiun sebagai atlet, Tan Joe Hok melanjutkan pengabdiannya sebagai pelatih bulu tangkis di berbagai negara, termasuk Meksiko dan Hong Kong. Pada tahun 1982, ia kembali ke Indonesia dan bergabung dengan PB Djarum serta menjadi bagian dari tim pelatih Piala Thomas 1984, yang sukses membawa Indonesia kembali berjaya setelah menundukkan China.
Meski pernah mengalami tekanan identitas sebagai warga keturunan Tionghoa, Tan Joe Hok tetap menunjukkan nasionalismenya yang kuat. Ia sempat diwajibkan mengubah namanya menjadi Hendra Kartanegara, namun ia menegaskan bahwa kecintaannya terhadap Indonesia tidak pernah surut.
“Saya dikenal, saya lahir sebagai Tan Joe Hok dan saya mati juga akan sebagai Tan Joe Hok, tetapi jiwa saya adalah Indonesia,” ujar Tan dalam sebuah wawancara beberapa tahun lalu.
Atas jasa-jasanya, Tan Joe Hok dianugerahi berbagai penghargaan, termasuk Satya Lencana Kebudayaan dari Presiden Sukarno pada tahun 1961, Bintang Jasa Nararya tahun 1964, serta Lifetime Achievement Award dari KONI Pusat pada tahun 2021.
Kepergian Tan Joe Hok meninggalkan duka mendalam di kalangan pecinta olahraga, khususnya bulu tangkis. Namun, warisan prestasi dan semangat juangnya akan terus hidup dan menjadi inspirasi bagi generasi atlet Indonesia berikutnya.
Editor: Reynaldi Hermawan