Profil Agus Pambagio yang Bongkar Whoosh Adalah Ide Jokowi
Ia menambahkan bahwa KPK sejauh ini belum menerima informasi resmi yang serupa dengan pernyataan Mahfud. Oleh karena itu, langkah lanjutan masih menunggu keputusan Mahfud apakah bersedia menyerahkan bukti atau dokumen yang dimaksud.
“Saya yakin beliau mungkin punya (dokumen pendukung), tinggal nanti apakah beliau mau menyerahkan atau apa, tergantung dari beliau,” tambah Setyo.
Lebih lanjut, Setyo tidak secara tegas menyebut apakah KPK akan menjemput bola untuk meminta klarifikasi langsung kepada Mahfud. Menurutnya, setiap informasi yang masuk akan lebih dulu ditelaah oleh Kedeputian terkait di lembaga antirasuah itu.
“Ya biar ditelaah dulu di level kedeputiaan apa yang harus dilakukan dengan informasi tersebut,” tandasnya.
Dengan adanya pernyataan dari dua tokoh nasional ini, publik kini menyoroti transparansi dan akuntabilitas proyek Kereta Cepat Whoosh, yang sejak awal telah dikritik karena pembengkakan biaya dan perubahan skema kerja sama dari Jepang ke China.
Isu dugaan mark up ini menambah daftar panjang persoalan yang membayangi proyek transportasi berteknologi tinggi tersebut, yang awalnya digadang-gadang sebagai simbol kemajuan infrastruktur nasional.
Profil Agus Pambagio yang bongkar Whoosh adalah ide Jokowi kini menjadi pengingat bahwa proyek prestisius tanpa perhitungan matang bisa berubah menjadi beban berat bagi generasi berikutnya.
Editor: Komaruddin Bagja