Prabowo Puji Quraish Shihab saat Nuzulul Quran di Istana: Perbedaan Bukan Perpecahan
“Yang sangat besar artinya bagi saya adalah pencerahan dari beliau tentang keadilan, serta tentang takdir seorang pemimpin yang dipercaya oleh bangsa dan rakyat,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa kekuasaan bukan sekadar jabatan, melainkan amanah yang harus dijalankan untuk menegakkan kebenaran, keadilan, dan kejujuran.
“Semakin saya sadar bahwa kepemimpinan adalah takdir, dan kekuasaan itu bersumber dari Yang Maha Kuasa. Kekuasaan diberikan sebagai penugasan untuk membela kebenaran, keadilan, dan kejujuran, serta sebagai tugas untuk melindungi dan membawa kesejahteraan dan keadilan bagi seluruh rakyat yang dipimpin,” tuturnya.
Momen mengharukan juga terjadi antara Presiden Prabowo dan Quraish Shihab. Ketika Quraish Shihab selesai memberikan tausiyah, Prabowo bergegas berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menuju panggung untuk membantu ulama sepuh tersebut turun dari tangga.
Kepala Negara tampak memapah Quraish Shihab yang berjalan menggunakan tongkat. Keduanya menuruni tangga panggung secara perlahan. Momen itu pun disambut gemuruh tepuk tangan para hadirin.
Editor: Puti Aini Yasmin