Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Peringatkan TNI-Polri hingga Jaksa: Sepatu dan Topimu dari Rakyat!
Advertisement . Scroll to see content

Prabowo: PT PAL, Pindad dan PTDI Hampir Dijual ke Asing, Saya Larang!

Jumat, 10 Juli 2026 - 15:27:00 WIB
Prabowo: PT PAL, Pindad dan PTDI Hampir Dijual ke Asing, Saya Larang!
Presiden Prabowo Subianto. (Foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

“Pindad sekarang baru saja saya dapat laporan dapat kontrak dari Arab Saudi. Semua senapan dan senapan mesin tentara Arab Saudi akan dibangun oleh PT Pindad, Saudara-saudara. Senjata kita teruji,” katanya.

Pada kesempatan itu, Prabowo mengungkapkan pemerintah akan terus melakukan pembenahan terhadap badan usaha milik negara (BUMN) yang selama bertahun-tahun dinilai tidak efisien. Ia mengatakan ratusan BUMN telah ditutup sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola dan efisiensi perusahaan pelat merah.

Menurut Prabowo, hingga saat ini pemerintah telah menutup sekitar 240 BUMN yang dinilai tidak berjalan dengan baik. Jumlah tersebut ditargetkan bertambah menjadi 250 pada akhir Juli 2026 dan mencapai sekitar 800 BUMN pada akhir tahun.

“Ini kita tertibkan. Sampai akhir bulan Juli, sampai hari ini kita sudah tutup 240 BUMN yang nggak beres sudah kita tutup. Nanti akhir Juli ini akan 250 BUMN kita tutup. Desember 31, 2026 akan tutup jumlahnya 800 BUMN yang tidak efisien, yang tidak pernah untung, yang merugi terus, kita tutup,” ujar Prabowo.

Dia menambahkan, langkah penataan tersebut telah menghasilkan penghematan anggaran yang disebut mendekati Rp70 triliun, terutama dari efisiensi biaya operasional dan pengeluaran direksi. 

“Dari gaji direksi saja sampai sekarang, overhead dan gaji kita sudah bisa menghemat mendekati Rp70 triliun. Rp70 triliun sudah kita hemat,” tutur dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut