Prabowo Minta Komandan TNI Latih Keras Anak Buah, Jangan Pakai Kekejaman
“Saya titip saudara-saudara sekalian jaga pasukanmu sebaik-baiknya. Bina anak buahmu sebaik-baiknya, anak buahmu adalah bagaikan anak kandungmu sendiri. Pimpin dengan baik, jaga mereka dengan baik, latih mereka dengan baik, latih mereka dengan keras, tapi tidak dengan kekejaman,” kata Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan TNI lahir dari rakyat. Oleh karena itu, TNI harus siap mati untuk rakyat.
“Selalu ingat kita adalah tentara rakyat, kita lahir dari rakyat kita adalah anak kandung rakyat, kita mengabdi untuk rakyat, kita membela rakyat dan kita siap mati untuk rakyat kita saudara-saudara sekalian. Itulah TNI hari ini.”
Prabowo pun menyoroti kehadiran sejumlah tokoh yang mengenakan seragam militer dalam upacara tersebut. Menurut dia, kehadiran mereka sebagai simbol komitmen untuk terlibat dalam pertahanan negara.
“Di belakang saya banyak tokoh-tokoh yang memakai seragam, mereka pakai seragam sebagai tanda mereka ingin terlibat, mereka ingin mempertaruhkan diri mereka bersama-sama seluruh rakyat Indonesia karena bangsa kita punya pertahanan yang kita namakan pertahanan rakyat semesta,” ujarnya.
Prabowo menekankan Indonesia menganut wawasan pertahanan yang bersifat defensif. Dia menyebut perang defensif tidak dapat dimenangkan adalah keliru.
“Kita mempertahankan bangsa kita, kita pertahankan tiap kampung, tiap dukuh, tiap lembah, tiap gunung, tiap kecamatan, tiap kabupaten, tiap provinsi, tiap jengkal tanah kita pertahankan seluruh bangsa Indonesia pertahankan,” tutur dia.
Editor: Rizky Agustian