Prabowo Minta Dukungan ASEAN untuk Bangun Proyek PLTS 100 GW di RI
"Transisi energi kita sedang melaju dengan kecepatan penuh. Kita tengah membangun tenaga surya 100 GW. Bersama-sama kita tingkatkan infrastruktur energi kita. BIMP-EAGA memiliki potensi yang besar," ujar Prabowo.
Maung Bawa Presiden Prabowo Hadiri KTT ke-48 ASEAN di Filipina
Sementara itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan proyek-proyek energi bersih yang dibangun dalam kerja sama subregional ASEAN akan membuka akses listrik yang lebih terjangkau bagi masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.
Menurut Bahlil, hasil kerja sama dalam Power and Energy Infrastructure Cluster (PEIC) mencakup proyek interkoneksi jaringan listrik, pengembangan energi terbarukan, elektrifikasi pedesaan, hingga program efisiensi energi dan konservasi energi.
"Program ini akan memperkuat kolaborasi subregional, sehingga masyarakat di daerah remote area mampu mengakses energi dengan harga yang terjangkau untuk kesejahteraan yang lebih baik," kata Bahlil.
Dalam forum tersebut, negara-negara anggota juga mengesahkan dokumen BIMP-EAGA Vision (BEV) 2035 yang menjadi kerangka strategis pembangunan kawasan agar lebih inklusif, berkelanjutan, dan kompetitif secara ekonomi melalui penguatan konektivitas dan pembangunan energi bersih.
Editor: Puti Aini Yasmin