Prabowo Izinkan RS Asing Buka Cabang di Indonesia, Nasib Rumah Sakit Nasional Terancam?
Seperti dijelaskan sebelumnya, dampak negatif bisa terjadi jika kebijakan tidak dikelola dengan baik. Dokter Dicky menjelaskan salah satu dampak negatifnya adalah risiko liberalisasi kesehatan yang tidak terkontrol.
"Kalau tidak ada pengaturan yang ketat, ini akan menjadikan kesehatan sebagai komoditas bisnis murni dan ini yang akan menurunkan prinsip keadilan dan pemerataan layanan kesehatan," ungkap dr Dicky.
"Bahkan juga terjadi kesenjangan pada RS elit asing yang mahal dan RS lokal, terutama di daerah terpencil," tambahnya.
Risiko dampak negatif lainnya adalah dominasi pasar oleh modal asing. Ini memungkinkan RS asing bisa saja hanya membuka cabang di daerah perkotaan dan mengincar segmentasi kalangan atas. "Ini berbahaya dan merugikan, karena tidak menyentuh akar persoalan pelayanan publik," ujar dr Dicky.
"Hal ini juga bisa dikhawatirkan menggeser peran RS swasta nasional kecil atau menengah yang tidak bisa bersaing dari sisi modal dan teknologi," tambahnya.