Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lokasi Taksi Tertemper Kereta di Bekasi Timur Kini Dipasang Palang Pintu Sementara
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Usut Penyebab Taksi Green SM Mogok di Pelintasan Pemicu Kecelakaan Kereta Bekasi

Sabtu, 02 Mei 2026 - 17:03:00 WIB
Polisi Usut Penyebab Taksi Green SM Mogok di Pelintasan Pemicu Kecelakaan Kereta Bekasi
Polisi mengusut taksi Green SM mogok di tengah pelintasan hingga memicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan 16 orang. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi mendalami penyebab taksi online Xanh SM atau Green SM mogok di tengah pelintasan yang memicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) lalu. Kendaraan itu berhenti seketika di pintu pelintasan sebelum ditabrak KRL arah Jakarta.

"Iya berhenti seketika (taksinya di pintu perlintasan)," ujar Kasi Pullahjianta Subdit Laka Ditgakkum Korlantas Polri, Kompol Sandhi Wiedyanoe kepada wartawan, Sabtu (2/5/2926).

Menurutnya, polisi hingga kini masih mendalami penyebab pasti taksi tersebut berhenti mendadak. Penelusuran dilakukan untuk memastikan taksi mogok dipengaruhi medan magnet dalam pelintasan.

Nantinya, kata dia, hasil pendalaman diserahkan ke Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Sehingga, polisi bisa melakukan gelar perkara atas kasus itu.

"Pasti gelar perkara akan dilakukan untuk kepentingan penyidikan yang transparan dan profesional," katanya.

Diketahui, insiden bermula saat taksi Green SM terhenti di tengah pelintasan sebidang Jalur Pelintasan Langsung (JPL) 85 kawasan Bulakkapal. Rangkaian KRL arah Jakarta pun menabrak taksi tersebut.

Petugas lalu memberhentikan rangkaian KRL lain yang mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur. KRL itu berada di jalur yang sama dengan KA Argo Bromo Anggrek.

Akan tetapi, KA Argo Bromo Anggrek relasi Jakarta-Surabaya tidak sempat berhenti dan menabrak bagian belakang KRL tersebut.

Berdasarkan data terkini, sebanyak 16 orang tewas akibat insiden tersebut. Sementara 24 korban luka masih dirawat di rumah sakit, sedangkan 76 lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut