Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cekcok Rebutan Lahan Parkir, Pria di Blok M Jaksel Ditusuk
Advertisement . Scroll to see content

Polisi Identifikasi 5 Akun Penyebar Video Provokatif Picu Kerusuhan di Manokwari

Selasa, 20 Agustus 2019 - 15:38:00 WIB
Polisi Identifikasi 5 Akun Penyebar Video Provokatif Picu Kerusuhan di Manokwari
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo. (Foto: iNews.id/Irfan Ma'ruf)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Aksi damai yang berujung rusuh di Manokwari, Papua Barat pada Rabu, 19 Agustus 2019, dipicu video dugaan rasial yang diterima mahasiswa Papua. Dugaan rasial itu diterima mahasiswa Papua yang berkuliah di Surabaya dan Malang, Jawa Timur serta di Semarang, Jawa Tengah.

Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengungkapkan, pihaknya telah mengidentifikasi lima akun video di Facebook dan Youtube. Saat ini, video tersebut sedang didalami Direktorat Siber Bareskrim Polri.

"Lima akun ya, baik foto maupun video yang sifatnya provokatif," katanya di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (20/8/2019).

Dedi mengatakan, Siber Bareskrim Polri akan terus melakukan patroli terkait video hoaks yang beredar. Dia memastikan, polisi akan memproses sesuai hukkum yang berlaku kepada pemilik akun yang terbukti menyebar hoaks.

Sebelumnya, Dedi menuturkan, aksi massa di Manokwari dan Jayapura diduga dipicu video bernada rasial terhadap mahasiswa Papua yang berkuliah di Pulau Jawa. Polisi juga telah mendata dan memastikan identitas penyebar video hoaks tersebut.

"Terhadap akun yang meneyebarkan konten tersebut dari jajaran Siber Bareskiem sudah langsung melakukan profiling," ujarnya.

Secara keseluruhan, Dedi menambahkan, situasi di Papua sangat kondusif. Hal itu terlihat dari aktivitas masyarakat yang berangsur-angsur normal.

Guna menjamin keamanan bagi masyarakat Papua, TNI dan Polri menambah kekuatan sebanyak empat Satuan Setingkat Kompi (SSK). "Untuk tambahan kekuatan ada dari Polda Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara dan Maluku, sudah menempati posisi masing-masing," katanya.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut