PNS Diminta Tunda Terbang ke Luar Negeri, Ini Alasannya
JAKARTA, iNews.id – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian meminta seluruh pegawai negeri sipil (PNS) untuk menunda rencana terbang ke luar negeri. Imbauan ini disampaikan terkait aksi unjuk rasa beberapa hari terakhir yang berujung kerusuhan dan penjarahan di sejumlah wilayah.
"Kemudian kami juga sudah menyampaikan untuk menunda semua keberangkatan ke luar negeri. Di Kemendagri ini juga, kami lihat juga, kalau ada permintaan untuk izin keberangkatan ke luar negeri, mohon maaf, kami sekarang tunda dulu sampai situasinya nanti kondusif," ucap Tito di Gedung Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (2/8/2025).
Menurut Tito, langkah tersebut perlu dilakukan untuk menjaga situasi kondusif. Untuk itu, ia juga meminta pejabat publik tak mengadakan pesta secara berlebihan.
“Pejabat publik sebaiknya tidak membuat pernyataan yang dapat memicu keresahan, dan menghindari kegiatan seremonial yang bersifat pemborosan, apalagi pesta berlebihan,” tegasnya.
Pemprov DKI Perbolehkan ASN WFH Imbas Demo di Jakarta Hari Ini
Ia menambahkan, kegiatan dinas maupun pribadi sebaiknya digelar dengan sederhana agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial. Selain itu, kepala daerah juga diminta untuk melakukan pendekatan langsung kepada masyarakat guna memperkuat stabilitas dan menjaga perdamaian.
MA Tegaskan Sudah Pecat Eks Hakim Itong, Aktivasi ASN untuk Syarat Pemberhentian
Gelombang unjuk rasa sebelumnya dipicu polemik terkait besaran tunjangan anggota DPR yang dinilai fantastis. Situasi tersebut mendorong mahasiswa dan masyarakat turun ke jalan, hingga menyebabkan kerusakan fasilitas umum dan jatuhnya korban.
“Seluruh kepala daerah sudah kami imbau untuk lebih dekat dengan masyarakat, menjaga ketenangan, dan mengutamakan kepentingan rakyat,” ujar Tito.
Editor: Puti Aini Yasmin