Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong DPR Percepat Revisi UU Pemilu demi Perkuat Demokrasi
Advertisement . Scroll to see content

Pilpres 2019, Isu Kecurangan Dinilai Berpotensi Mendelegitimasi KPU

Sabtu, 02 Maret 2019 - 13:13:00 WIB
Pilpres 2019, Isu Kecurangan Dinilai Berpotensi Mendelegitimasi KPU
Pasangan Capres Cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polemik kecurangan pemilu selalu muncul di musim pilpres. Isu tersebut berpotensi mendelegitimasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara pilpres.

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Adi Prayitno khawatir jika isu kecurangan terus bergulir bisa memengaruhi pelaksanaan pilpres. Dia berharap masing-masing pasangan capres dan cawapres fokus terhadap isu yang dibutuhkan masyarakat.

"Sebaiknya semua kubu lebih fokus pada penyampaian gagasan, visi dan program," ujar Adi, Jakarta, Sabtu (2/3/2019).

Dia menilai wajar jika ada yang mengingatkan KPU tidak berpihak kepada salah satu pasangan calon (paslon). Namun, tidak baik terlalu berlebihan berprasangka adanya kecurangan dalam Pilpres 2019.

Isu tersebut akan berdampak negatif kepada pemenang pilpres. "Ini tidak bagus untuk demokrasi," ucapnya.

Sebelumnya, mantan Ketua MPR Amien Rais mengungkapkan ada gejala kecurangan luar biasa sejak enam bulan lalu. Pernyataan itu diungkap Amien ketika menghadiri aksi damai Forum Umat Islam (FUI) menuntut pemilu damai, juju dan adil (jurdil) tanpa kecurangan di depan Kantor KPU, Jumat (1/3/2019).

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut