Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Trump Disebut bakal Perketat Syarat untuk Akhiri Perang Iran, Apa Saja?
Advertisement . Scroll to see content

Petang Kelabu di Yogya: Kisah Gugurnya Abdulrachman Saleh, Adisutjipto dan Adi Soemarmo

Kamis, 29 Juli 2021 - 05:15:00 WIB
Petang Kelabu di Yogya: Kisah Gugurnya Abdulrachman Saleh, Adisutjipto dan Adi Soemarmo
Pemindahan kerangka pahlawan dan perintis AU, Abdulrachman Saleh dan Adisutjipto dari Pemakaman Pakuncen, Bantul, DIY pada 14 Juli 2000. (Foto: Dispenau).
Advertisement . Scroll to see content

Kota Yogyakarta berkabung atas jatuhnya pesawat Dakota VT-CLA. Peti-peti jenazah ditempatkan berjejer di Hotel Tugu. Pada hari pemakaman rakyat penuh sesak di sepanjang Jalan Malioboro untuk memberi penghormatan terakhir kalinya pada pahlawan dan pelopor AURI. 

"Peristiwa gugurnya perwira-perwira AURI yang sukar dicari gantinya, sungguh merupakan lembaran hitam," ucap Irna.

Jenazah Abdulrachman Saleh dan Adisutjipto dikebumikan di pemakaman Pakuncen, Yogyakarta. Kelak pada 14 Juli 2000, kerangka keduanya dipindahkan ke lokasi tempat jatuhnya pesawat Dakota VT-CLA di Desa Jatingarang, Kelurahan Tamanan, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul.

Pemindahan kerangka ini dilakukan atas prakarsa KSAU, saat itu, Marsekal TNI Hanafie Asnan. Monumen Ngoto yang menjadi penanda tragedi itu juga dipugar menjadi megah, lengkap dengan sarana prasarana. Monumen Ngoto tersebut kemudian diganti namanya menjadi “Monumen Perjuangan TNI Angkatan Udara”.

Pak Karbol

Abdulrachman Saleh lahir dari keluarga dokter di Kampung Ketapang (Kwitang Barat), Jakarta, pada 1 Juli 1909. Ayahnya, dr Mohammad Saleh, berasal dari Salatiga. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut