Pertemuan Wamenhaj RI-Saudi Tegaskan Komitmen Bersama Tingkatkan Layanan untuk Jemaah Haji Indonesia
Dahnil menegaskan bahwa hanya jemaah yang memenuhi kriteria istitho’ah kesehatan yang akan diberangkatkan ke Tanah Suci. Ia menambahkan bahwa pemerintah juga akan memberikan pembekalan manasik kesehatan agar para jemaah tetap dalam kondisi prima selama menjalankan ibadah.
Menurutnya, keakuratan dan integrasi data menjadi hal penting agar seluruh proses logistik dan layanan selama haji dapat berjalan tanpa kendala.
“Pemeriksaan istitho’ah dilakukan ketat dan sesuai prosedur. Semua data jemaah, akomodasi, penerbangan, dan transportasi harus tervalidasi sebelum keberangkatan. Ini kunci penyelenggaraan yang tertib dan profesional,” ujar Dahnil.
Lebih lanjut, Dahnil memastikan bahwa klinik kesehatan haji Indonesia akan tetap beroperasi melalui kerja sama dengan jaringan rumah sakit di Arab Saudi. Ia juga memperkenalkan konsep Kampung Haji Indonesia yang kini telah memasuki tahap bidding pembangunan, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus memperkuat basis ekonomi haji Indonesia di Arab Saudi.
Sementara itu, Wamenhaj Arab Saudi Abdulfattah bin Sulaiman Mashat menyampaikan apresiasi terhadap langkah Indonesia dalam meningkatkan kualitas layanan haji. Ia menegaskan kesiapan pihaknya untuk memperluas penerapan skema tanazul dan murur sebagai solusi dalam mengurangi kepadatan di kawasan Mina.
“Perencanaan tanazul dan murur akan dilakukan lebih awal dan lebih luas untuk meningkatkan kenyamanan jemaah, termasuk penempatan strategis di wilayah Raudhah dan Syisyah,” ujarnya.
Pertemuan ini menjadi lanjutan dari diplomasi tingkat tinggi antara Indonesia dan Arab Saudi, setelah sebelumnya Menteri Haji RI Gus Irfan melakukan pertemuan dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F. Al-Rabiah. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan penyelenggaraan haji yang sejalan dengan amanah Presiden serta Undang-undang, dalam memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah haji Indonesia.
Editor: Komaruddin Bagja