Persilangan Monohibrid dan Contohnya dalam Hukum Mendel, Yuk Disimak!
Gen yang lebih kuat tersebut memiliki nama dominan, sedangkan gen lebih lemah adalah resesif. Contoh persilangan monohibrid dominasi penuh seperti pada kasus bunga mawar merah (MM) dengan mawar putih (mm).
Gen M bersifat dominan penuh terhadap m. Akhirnya ada F2 yaitu MM (merah), Mm (merah), mm (merah), dan Mm (merah).
Kita dapat mengetahui perbandingan fenotip dan genotip persilangan di atas. Sebelumnya, perlu kamu ingat bahwa fenotip adalah sifat yang tampak.
Baca Juga: Pengertian Intermediet dalam Pewarisan Sifat dan Contohnya
Jadi, berdasarkan hasil F2 tersebut kita tahu bahwa perbandingan fenotipnya adalah 3 : 1 dengan 3 sifat merah dan 1 putih. Sedangkan perbandingan genotipnya adalah MM : Mm : mm = 1 : 2 : 1.
Intermediet terjadi ketika kedua gen sama-sama kuat. Dengan kata lain, tidak ada gen yang bersifat dominan maupun resesif.
Jika mengambil contoh mawar merah (MM) dan mawar putih (mm) yang sama, maka dalam kasus intermediet keduanya sama-sama dominan.