Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Ungkap Penyebab Rupiah Melemah: Karena Kekayaannya Keluar
Advertisement . Scroll to see content

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.851 per Dolar AS

Senin, 29 Juni 2026 - 15:50:00 WIB
Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.851 per Dolar AS
Nilai tukar rupiah ditutup menguat 71 poin atau sekitar 0,40 persen ke level Rp17.851 per dolar AS pada perdagangan, Senin (29/6/2026). (Foto: Ilustrasi/iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

Namun, permusuhan yang terus berlanjut antara Israel dan Lebanon tetap menjadi poin penting yang menjadi penghalang antara AS dan Iran, dengan Teheran menuntut agar Lebanon dimasukkan dalam kesepakatan damai besar apa pun. 

Israel dan kelompok Hizbullah Lebanon terus bentrok di Lebanon Selatan meskipun ada upaya berulang kali untuk menengahi gencatan senjata.

Pada hari Jumat data ekonomi AS menunjukkan bahwa Indeks Sentimen Konsumen Universitas Michigan untuk bulan Juni membaik dari 48,9 menjadi 49,5, melebihi perkiraan dan angka Mei sebesar 44,8. Data lebih lanjut menunjukkan bahwa ekspektasi inflasi untuk satu tahun tidak berubah pada 4,6 persen dan untuk lima tahun pada 3,3 persen, turun dari 3,4 persen pada pembacaan sebelumnya.

Dari sentimen domestik, pelaku pasar masih menunggu sejumlah indikator ekonomi awal bulan Juli, yakni data neraca perdagangan Indonesia serta tingkat inflasi. Kedua data tersebut diperkirakan menjadi pertimbangan penting dalam membaca kondisi ekonomi nasional dan arah pergerakan rupiah selanjutnya.

Selain itu, restrukturisasi badan usaha milik negara (BUMN) juga dinilai sebagai langkah strategis. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyatakan akan memangkas jumlah BUMN dari sekitar 1.000 menjadi hanya sekitar 250 perusahaan. Pemangkasan jumlah BUMN ini bertujuan mengurangi beban anggaran yang besar, sekaligus meningkatkan efisiensi.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut