Perkantoran Jadi Klaster Baru Penyebaran Covid-19, DPR: Sangat Ironis
JAKARTA, iNews.id - Anggota Komisi IX DPR, Rahmad Handoyo prihatin dengan kemunculan klaster baru penyebaran Covid-19 dari perkantoran. Dia menyebut, hal itu sangat ironis.
"Saya mengatakan kenyataan ini sangat ironis karena orang-orang yang berada di kantor umumnya berpendidikan, semestinya sudah paham bagaimana seharusnya menyikapi ancaman COVID-19. Tapi kenyataannya banyak perkantoran yang menjadi klaster baru, khususnya di Jakarta," katanya, Kamis (30/7/2020).
Menurut Rahmad, sebelum vaksin ditemukan, kunci kemenangan perang melawan COVID-19 hanya terletak pada disiplin tinggi dengan mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan.
Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan itu berharap semua pihak, baik perusahaan maupun karyawan, harus bersama-sama meningkatkan kewaspadaan. Dia juga meminta hal ini menjadi pembelajaran agar klaster perkantoran tidak semakin parah.
"Saya ingin mengimbau, khususnya kepada para pekerja di kantoran, mulai mendisplinkan diri sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah," ucapnya.
Menurut Rahmad, protokol kesehatan di perkantoran kerap diabaikan para pekerja. Misalnya, dalam rapat di kantor, jarak di antara peserta terabaikan, dan saat berbicara masker sengaja dibuka.
Membuka masker saat rapat, kata dia, berpotensi menjadi penyebaran virus corona dari orang terpapar tanpa gejala (OTG).
"Saya juga mendukung makan bersama di kantor misalnya usai rapat, ditiadakan saja. Karena saat makan bersama, semuanya membuka masker, sehingga kondisi seperti itu sangat berpotensi penyebaran virus," ujarnya.
Editor: Rahmat Fiansyah