Perindo akan Lantik Tokoh Daerah Sulsel yang Punya Rekam Jejak dan Jadi Corong Aspirasi Masyakat
Abdul Hayat Gani lahir di Barru, Sulsel, pada 5 April 1965. Dia menempuh pendidikan sarjana di IKIP Ujung Pandang, melanjutkan magister di Universitas Gadjah Mada, dan meraih gelar doktor di Universitas Hasanuddin. Dia juga alumni Pendidikan Reguler Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI Tahun 2016.
Politisi Partai Perindo Harap Revisi UU Pemilu Bahas 2 Hal Penting Ini
Karier pengabdiannya dimulai pada 1991 di bidang sosial, yang kemudian mengantarkannya menduduki sejumlah jabatan strategis, antara lain Direktur Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Pelaksana Harian Gubernur Sulsel, serta Penjabat Wali Kota Parepare.
Manik menilai pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Abdul Hayat untuk memimpin dan mengonsolidasikan Perindo Sulsel, memperkuat kaderisasi, serta memastikan kerja-kerja politik partai selaras dengan kebutuhan riil masyarakat.
Wacana Pilkada Lewat DPRD, Partai Perindo: Komunikasi Rakyat ke Kepala Daerah bakal Terganggu
"Kami ingin Perindo hadir dengan politik yang menjawab kebutuhan masyarakat. Pengalaman Abdul Hayat di bidang sosial dan pemerintahan membuat beliau memahami bagaimana kebijakan berdampak langsung pada kehidupan rakyat."
Partai Perindo optimistis, di bawah kepemimpinan Abdul Hayat Gani, DPW Perindo Sulsel akan semakin solid, progresif, dan mampu menjadi motor penggerak politik kesejahteraan di kawasan Indonesia Timur.
"Sulawesi Selatan adalah kunci. Dari daerah yang kuat, Perindo akan tumbuh sebagai partai nasional yang relevan dan dekat dengan rakyat," kata Manik.
Editor: Maria Christina