Perbedaan SNMPTN dan SBMPTN: Kepanjangan hingga Biayanya
SBMPTN
-Punya Akun LTMPT dan sudah permanen sebelum penutupan registrasi akun.
-Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).
-Siswa SMA/MA/SMK/sederajat calon lulusan tahun 2021 harus memiliki Surat Keterangan Siswa SMA/MA/SMK Kelas 12 atau peserta didik Paket C tahun 2021 dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2021).
Catatan:
Surat Keterangan Siswa Kelas 12 disertai dengan:
• foto terbaru (berwarna)
• stempel/cap sekolah
• tanda tangan Kepala Sekolah
-Siswa lulusan SMA/MA/SMK/sederajat tahun 2019 dan 2020 atau lulusan Paket C tahun 2019 dan 2020 harus memiliki ijazah dengan umur maksimal 25 tahun (per 1 Juli 2021). Bagi lulusan SMA sederajat dari luar negeri harus memiliki ijazah yang sudah disetarakan.
-Tidak lulus jalur SNMPTN pada tahun 2019, 2020, dan 2021.
SNMPTN tak mematok biaya untuk peserta yang ingin ikut seleksi tersebut. Berbeda dengan SNMPTN, SBMPTN mematok biaya sebesar Rp 200 ribu untuk kelompok ujian Saintek dan Soshum serta Rp 300 ribu untuk kelompok ujian campuran.
Jadi, sudah jelas bukan perbedaan SNMPTN dan SBMPTN apa saja?
Editor: Puti Aini Yasmin