Perbedaan Jurusan Psikologi dan Bimbingan Konseling, Ruang Lingkup hingga Lulusan
Bahkan ada Psikologi Industri dan Organisasi yang mempelajari berbagai alat tes psikologi untuk anak dan remaja, hingga orang dewasa. Ini dibutuhkan untuk mengetahui fenomena, karakteristik, hingga proses asesmen intervensi yang dilakukan dalam sosial dan organisasi.
Untuk jurusan Bimbingan Konseling, ada universitas yang membagi Bimbingan Konseling menjadi peminatan Pendidikan dan Nonpendidikan. Bimbingan Konseling (BK) juga terbagi lagi dalam ranah anak, remaja, dewasa, hingga lansia.
Ilmu BK tidak hanya berlaku di sekolah saja, melainkan juga sekolah, masyarakat, dan pengembangan SDM. BK berfokus pada proses konseling, ini yang menjadi perbedaan mencolok antara Psikologi dan BK. Mulai dari dasar-dasar konseling, teknik konseling, hingga pendalaman ilmu konseling yang lebih rinci.
Baik jurusan Psikologi maupun BK akan memiliki gelar sarjana. Mereka yang sudah mengenyam pendidikan di jurusan BK akan mendapat gelar S.Pd yaitu Sarjana Pendidikan.
Bimbingan Konseling dapat dilanjutkan dalam Program Magister (S2) Bimbingan Konseling. Namun, saat ini tidak banyak perguruan tinggi yang membuka program magister untuk BK.
Sedangkan dalam Ilmu Psikologi, pada jenjang sarjana akan mendapat gelar S. Psi, yakni Sarjana Psikologi. Selain S1, kini telah cukup banyak universitas menawarkan jenjang S2 dan S3 untuk ilmu ini.
Produk lulusan Ilmu Psikologi biasanya akan terbagi menjadi dua, yakni menjadi ilmuwan psikologi dan praktisi psikologi.
Editor: Komaruddin Bagja