Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : ‎Onad Banjir Job usai Bebas Rehabilitasi, Netizen: Welcome Back!
Advertisement . Scroll to see content

Perang Proxy dan Generasi Milenial

Minggu, 10 Maret 2019 - 17:20:00 WIB
Perang Proxy dan Generasi Milenial
Gelombang penyelundupan narkoba patut dipahami sebagai bukti nyata perang proxy yang menargetkan generasi milenial Indonesia. Masa depan NKRI jadi taruhan. (Foto:ilustrasi/dok).
Advertisement . Scroll to see content

Menjelang debat tahap kedua antara kedua calon presiden, generasi milenial pun menyuarakan aspirasinya. Mereka berharap setiap pemerintahan peduli akan masa depan ketersediaan energi, termasuk energi terbarukan. Kalau mereka sampai menyuarakan persoalan ini, tentu berangkat dari kesadaran bahwa masa depan ketersediaan dan kecukupan energi akan menjadi tantangan bagi mereka.

Karena cadangan energi berbasis fosil terus menipis, mereka pun bertanya sudah sejauh mana progres dari proyek-proyek energi terbarukan? Wajar jika pertanyaan ini dimunculkan karena energi terbarukan bukan isu baru.

Apalagi generasi milenial juga menyimak sejumlah fakta dan asumsi tentang potensi krisis energi di masa depan. Sejak awal 2.000-an, Indonesia berstatus sebagai net importer minyak bumi. Dalam beberapa tahun ke depan, Indonesia pun akan menyandang status net importer gas jika tidak diantisipasi dari sekarang.

Memang terkait masalah ini pemerintah tidak tinggal diam. Pada tahun ini saja, pemerintah mengalokasikan dana investasi sebesar USD1,79 miliar untuk subsektor Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE).

Dalam kesempatan sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengungkapkan telah ditandatangani 70 Power Purchase Agreement (PPA) Pembangkit listrik EBT antara PT PLN dengan Independent Power Producer (IPP).

Dari 70 PPA itu, tiga proyek pembangkit di antaranya sudah rampung dan beroperasi. Ini menjadi bukti bahwa pemerintah peduli akan masa depan ketersediaan energi. Generasi milenial hendaknya terus mengawal kerja kementerian ESDM ini agar mendapatkan informasi yang akurat dan utuh.*

*Artikel ini telah tayang di Koran SINDO

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut