Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tok! 3 Oknum TNI Divonis 1 hingga 13 Tahun Penjara terkait Penculikan-Pembunuhan Kacab Bank BUMN
Advertisement . Scroll to see content

Penyesalan Terbesar Soeharto Tak Turuti Nasihat Jenderal Kopassus

Jumat, 26 November 2021 - 07:49:00 WIB
Penyesalan Terbesar Soeharto Tak Turuti Nasihat Jenderal Kopassus
Presiden ke-2 RI Soeharto. (Foto ist).
Advertisement . Scroll to see content
Presiden ke-2 RI Soeharto bersama Panglima ABRI Jenderal TNI LB Moerdani atau Benny Moerdani. (Foto Buku Benny Moerdani Yang Belum Terungkap).
Presiden ke-2 RI Soeharto bersama Panglima ABRI Jenderal TNI LB Moerdani atau Benny Moerdani. (Foto Buku Benny Moerdani Yang Belum Terungkap).

Keresahan ini juga dirasakan oleh Ali Moertopo yang saat itu menjabat Menteri Penerangan Kabinet Pembangunan III. Ali meminta Jusuf agar berbicara kepada Benny tentang anak-anak Soeharto. "Minta dia bicara ke Pak Harto, tertibkan anak-anaknya," kata Ali yang ditirukan Jusuf. 

Sarankan Soeharto Mundur

Mantan Panglima Kopkamtib Laksamana (Purn) Sudomo menceritakan Benny pernah menyarankan Soeharto untuk mempertimbangkan mengundurkan diri secara sukarela karena telah memimpin selama 20 tahun. Masa bakti presiden yang terlalu lama. 

Kemudian Benny mengambil contoh Presiden ke-1 RI Soekarno memimpin Indonesia sslama 22 tahun jatuh karena pemberontakan PKI. 

Sudomo langsung menghadap Soeharto ketika mengetahui Benny memberikan saran kepada Soeharto untuk mundur. Waktu itu, Sudomo tidak berani memberikan tanggapan lebih lanjut saat dimintai konfirmasi atas saran Benny.

"Saya melihat Pak Harto sangat marah sebab yang menyampaikan saran justru seorang yang pada masa itu paling dia percayai," kata Sudomo dalam buku Benny, Tragedi Seorang Loyalis karya Julius Pour yang dikutip pada hari ini. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut