Penyebab Cuaca Panas di Indonesia, Bikin Gerah Maksimal!
JAKARTA, iNews.id - Wilayah Jabodetabek dilanda cuaca panas belakangan ini. Apakah ada kaitannya dengan puncak musim panas?
Menurut pantauan cuaca di ponsel penulis, cuaca di Tangerang Selatan menunjukkan 34 derajat celcius. Suhu yang cukup terik ini ternyata menandakan puncak musim panas.
Ya, suhu 34-36 adalah suhu maksimum normal yang sering terjadi pada puncak musim panas. Suhu tersebut dianggap panas, membuat gerah, dan memerlukan kewaspadaan.
Pada beberapa orang, suhu 34-36 derajat celcius bisa menyebabkan dehidrasi dan iritasi kulit. Pada situasi yang seperti ini, disarankan untuk banyak minum air putih.
BMKG Siaga Modifikasi Cuaca selama Lebaran, Antisipasi Hujan Ekstrem dan Karhutla
Lebih lanjut, menurut informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca super panas ini disebabkan salah satunya akibat fenomena gerak semu tahunan Matahari.
Secara teknis, posisi Matahari itu tampak bergerak dari belahan Bumi selatan menuju utara. Tapi, pada periode 21-23 Maret, Matahari berada tepat di atas garis ekuator (khatulistiwa).
Prakiraan Cuaca 17 Maret 2026, BMKG: Waspada Hujan Sangat Lebat di NTT-Sulbar!