Penyaluran Beras SPHP Belum Mampu Redam Kenaikan Harga, Bapanas Buka Suara
"Di satu sisi kami mau keluarkan banyak, di sisi lain kami juga lihat kan kemarin di Riau. Mau enggak kira-kira ngeluarin kayak gitu, tapi pengawasannya enggak ketat juga. Kan harus ketat juga. Jadi kami minta Bulog memang kerja keras," jelasnya.
Pemerintah, lanjut Arief, mendorong Perum Bulog untuk meningkatkan kecepatan distribusi sekaligus memastikan pengawasan berjalan dengan baik. Dengan begitu, beras SPHP bisa lebih cepat menjangkau pasar dan membantu menstabilkan harga.
Hingga berita ini dimuat, Rabu (30/7/2025), harga rata-rata nasional beras premium masih di angka Rp16.044 per kg. Harga ini masih jauh melampaui harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan yakni Rp14.500 per kg.
Sementara beras medium di angka Rp14.254 dan beras SPHP di level Rp12.626 per kg. Harga tersebut juga masih berada di atas HET yang telah ditetapkan pemerintah yakni sebesar Rp12.500 per kg.
Editor: Rizky Agustian