Penjualan Mobil di Indonesia Februari 2026 Meroket di Tengah Konflik Timur Tengah, Ini Faktornya
JAKARTA, iNews.id - Penjualan mobil di Indonesia pada Februari 2026 menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan signifikan di tengah konflik di Timur Tengah, perang antara Amerika-Israel dan Iran. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) memperlihatkan permintaan kendaraan bergairah didorong penyelenggaraan pameran otomotif (IIMS 2026) serta momentum menjelang Lebaran.
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil secara wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer mencapai 81.159 unit pada Februari 2026. Angka tersebut meningkat 12,2 persen secara tahunan dibandingkan Februari 2025 yang tercatat 72.344 unit.
Kenaikan juga terjadi pada penjualan ritel atau distribusi dari dealer ke konsumen. Penjualan ritel pada Februari 2026 tercatat 78.219 unit, naik 11,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka 69.872 unit.
Jika dibandingkan dengan Januari 2026, pertumbuhan penjualan mobil melonjak tajam. Penjualan wholesales pada Februari 2026 naik 22,1 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Pesanan Mobil Listrik J5 Tembus 15.000 Unit, Jaecoo Target 10.000 Unit Terkirim ke Konsumen Sebelum Lebaran
Sementara itu, penjualan ritel mencatat pertumbuhan 16,7 persen dibandingkan Januari 2026. Kondisi ini menunjukkan permintaan pasar mulai pulih dan minat masyarakat terhadap kendaraan baru meningkat di tengah situasi geopolitik global.
Dalam daftar merek mobil terlaris, Toyota masih mendominasi pasar otomotif nasional. Sepanjang Februari 2026, pabrikan asal Jepang tersebut mencatatkan penjualan sebanyak 22.522 unit.
Lebih dari Setengah Abad di Indonesia, Toyota Kuasai Pangsa Pasar 33 Persen selama 25 Tahun
Di posisi kedua ditempati Daihatsu dengan total penjualan 13.452 unit. Sementara posisi ketiga masih dipegang pabrikan Jepang lainnya, Suzuki, yang mencatatkan penjualan 9.659 unit pada periode yang sama.