Pengusaha dan Profesional Nahdliyin Dukung Strategi Ekonomi Prabowo: Konsep Patriotik
JAKARTA, iNews.id - Pengurus Pusat Pengusaha dan Profesional Nahdliyin (PP P2N) mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto terkait Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF). Pidato Prabowo terkait arah ekonomi bangsa dinilai menunjukkan posisi Indonesia dalam menghadapi dinamika ekonomi global.
Wakil Ketua Umum (Waketum) Bidang Pertahanan dan Kebijakan Strategis (Hanstra) PP P2N Abi Rekso menilai langkah Prabowo merupakan bentuk nyata implementasi Pasal 33 UUD 1945 untuk mewujudkan kemandirian ekonomi nasional dan kesejahteraan rakyat.
“Meskipun menuai pro dan kontra, kami melihat ini sebagai manifestasi Pasal 33 UUD 1945. Fiskal APBN diarahkan untuk proteksi ekonomi rakyat, sedangkan Danantara harus agresif melakukan investasi dan intervensi di pasar global,” ujar Abi Rekso dalam keterangannya, Jumat (22/5/2026).
Menurut dia, negara memiliki kepentingan untuk melindungi industri dalam negeri di tengah dinamika ekonomi global. Konsep tersebut, kata Abi, sebagai ekonomi patriotik.
Abi juga mengapresiasi kebijakan Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin terkait penugasan khusus kepada TNI Angkatan Darat (AD) untuk produksi padi dan jagung, serta TNI Angkatan Laut (AL) dalam produksi kedelai.