Pengertian Teks Laporan Hasil Observasi Beserta Ciri-ciri dan Contohnya
JAKARTA, iNews.id - Teks laporan hasil observasi adalah teks yang memberikan informasi secara umum tentang sesuatu berdasarkan fakta dari hasil pengamatan secara langsung.
Dalam Buku Modul Pembelajaran SMA Bahasa Indonesia Kelas X oleh Indri Anatya Permatasari, laporan hasil observasi terbagi menjadi tiga kategori umum, yaitu fenomena alam, peristiwa budaya, dan kondisi sosial.
Fenomena alam meliputi hewan, tumbuhan, dan keadaan lingkungan. Peristiwa budaya meliputi bahasa, seni, dan adat istiadat. Terakhir, kondisi sosial meliputi transportasi, hukum, dan pendidikan.
Adapun teks laporan hasil observasi bersifat informatif, komunikatif, dan objektif. Hal itu berarti isi teks laporan hasil observasi tersebut harus memberikan sebuah informasi yang mudah dipahami oleh pembaca.
Teks Khutbah Jumat Bulan Rajab 2023, Bukan Bulan Biasa
Setiap informasi yang didapat juga harus disajikan atau ditulis secara objektif dan sesuai fakta yang sebenarnya, tidak dibuat-buat atau tidak menurut opini sang penulis, serta dapat dibuktikan kebenarannya.
1. Ditulis secara lengkap dan sempurna.
10 Contoh Teks Pidato Persuasif Singkat Berbagai Tema yang Mudah Dipelajari
2. Bersifat objektif, global, dan universal.
3. Objek yang akan dibicarakan atau dibahas adalah objek tunggal.
Struktur Teks Prosedur, Ciri dan Contohnya Lengkap
4. Ditulis berdasarkan fakta sesuai pengamatan yang telah dilakukan.
5. Informasi teks merupakan hasil penelitian terkini yang sudah terbukti kebenarannya.
Teks Laporan Hasil Observasi: Pengertian, Tujuan, Fungsi dan Ciri Khasnya
6. Tidak mengandung prasangka/dugaan yang menyimpang atau tidak tepat.
7. Saling berkaitan dengan hubungan berjenjang antara kelas dan subkelas yang terdapat di dalamnya.
Secara garis besar, struktur teks laporan hasil observasi terdiri dari empat bagian, yaitu pernyataan umum, deskripsi bagian, deskripsi manfaat, dan kesimpulan.
1. Pernyataan umum
Kamu bisa mengenalkan secara umum tentang objek apa yang kamu akan teliti dan latar belakangnya.
2. Deskripsi bagian
Kamu bisa menggambarkan hal khusus yang kamu dapat secara langsung dalam pengamatan mengenai objek.
3. Deskripsi manfaat
Kamu bisa menyebutkan kegunaan dari pengamatanmu.
4. Kesimpulan
Sebagai penutup laporan, kamu bisa menambahkan kesimpulan yang sifatnya opsional. Artinya, kesimpulan ini tidak menjadi sebuah keharusan untuk dicantumkan.