Pendaki Swiss Jatuh Terpeleset di Gunung Rinjani, Tim Penyelamat Bergerak Cepat
Tim gabungan yang terdiri atas 13 personel TNGR, 5 anggota Basarnas NTB dan tim medis Edelweiss Medical Center langsung diterjunkan ke lokasi.
“Saat ini, tim sudah berada di Pos 4 dan diperkirakan akan mencapai lokasi dalam waktu satu jam,” katanya.
Dia menambahkan, opsi evakuasi udara juga sedang dipertimbangkan dengan bantuan AIR Bali.
“Evakuasi udara masih dalam pertimbangan. Kondisi korban masih hidup dan sedang dalam pendampingan porter serta guidenya,” ucapnya.
Diketahui, Gunung Rinjani merupakan destinasi favorit pendakian, namun jalurnya menyimpan tantangan tinggi. Insiden ini menjadi pengingat penting bagi para pendaki, terutama wisatawan mancanegara, untuk selalu mempersiapkan diri secara matang.
Mulai dari kondisi fisik, perlengkapan memadai hingga kesiapan menghadapi cuaca yang tidak menentu di jalur tropis seperti Rinjani.
Menurut data Balai TNGR, lebih dari 3.800 pendaki telah menjajal Rinjani sejak awal hingga pertengahan Juli 2025. Mayoritas pendaki berasal dari Eropa, Australia dan Asia Tenggara.
Editor: Donald Karouw