Pemudik Mulai Berdatangan ke Pelabuhan Merak, Arus Penyeberangan Masih Lengang
Bella menuturkan, dia bersama keluarganya sengaja memilih mudik lebih awal untuk menghindari potensi kemacetan yang biasanya terjadi saat puncak arus mudik. Apalagi, saat ini dia sudah mendapatkan libur sekolah.
Tips Mudik bagi Penderita Asam Urat, Perhatikan 5 Hal Ini agar Tidak Kumat di Jalan
“Karena kalau misalnya nanti puncaknya lebih ramai, jadi milih sekarang aja hari tanggal 14. Udah libur sekolah. Ya bener (menghindari macet),” kata dia.
Menurut Bella, perjalanan mudik saat kondisi lalu lintas padat dapat membuat tubuh lebih cepat lelah dan berpotensi mengganggu kesehatan.
Canggih! Polri Pakai Drone hingga AI untuk Atasi Macet Mudik Lebaran 2026
“Menurutnya, jika melakukan perjalanan mudik dalam keadaan arus lalu-lintas yang macet akan membuat tubuh cepat lelah dan kondisi kesehatan menurun. Capek pasti capek pusing rame gitu. Macet juga kan pasti jalannya rame,” pungkas Bella.
Sementara itu, hingga malam hari kendaraan roda empat masih terus berdatangan melalui pintu masuk Pelabuhan Merak. Namun intensitas kendaraan yang masuk masih relatif terkendali dan belum menunjukkan lonjakan signifikan.
Berdasarkan data ASDP Cabang Pelabuhan Merak per 13 Maret 2026, jumlah penumpang yang menyeberang melalui tiga pelabuhan utama yakni Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegoro tercatat 41.171 orang. Angka tersebut turun sekitar 19,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 51.073 penumpang.
Sementara itu, jumlah kendaraan roda empat tercatat sebanyak 4.364 unit atau turun sekitar 27,9 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 6.051 unit.
Penurunan tersebut menunjukkan arus mudik melalui jalur penyeberangan laut masih relatif landai pada awal periode mudik tahun ini.
Editor: Dani M Dahwilani