Pemerintah Kebut Program B50 dan E20, Percepat Kemandirian Energi
JAKARTA, iNews.id - Pemerintah mempercepat implementasi program bioenergi melalui biodiesel B50 dan mandatori etanol E20 sebagai langkah strategis menuju kemandirian energi nasional. Hal ini dinilai mampu menekan impor energi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi domestik.
Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman mengatakan, implementasi biodiesel B50 menjadi fokus utama dan ditargetkan mulai berjalan pada tahun ini. Program ini merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat sektor biofuel.
“Arahan bapak presiden, yaitu biofuel. B50 jalan kita stop impor solar 5 juta ton. Nah ini capaian yang luar biasa. Karena akan membuka lapangan kerja, menurunkan kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan,” kata Amran dalam pertemuan dengan jajaran PTPN dan Danantara dikutip, Kamis (16/4/2026).
Selain biodiesel, pemerintah juga mempercepat pengembangan etanol sebagai bagian dari bauran energi nasional melalui mandatori E20. Amran mengatakan, Indonesia membutuhkan sekitar 8 juta ton etanol untuk mendukung program tersebut.