Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bakteri Baik di Usus Ikutan Tidur di Malam Hari? Ini Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

Pemahaman Sains dan Keyakinan Secara Utuh

Jumat, 11 Desember 2020 - 02:25:00 WIB
Pemahaman Sains dan Keyakinan Secara Utuh
Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara, Komjen Pol Dharma Pongrekun. (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

Jadi, apa yang sains lakukan kepada manusia bisa menjauhkan atau mendekatkan manusia dengan Tuhan? Sains justru telah menyebabkan manusia sebagai ciptaan mempelajari Penciptanya yang hanya membuat manusia meragukan tentang keberadaan Tuhan. Jangan biarkan sains menjadi pintu masuk iblis dalam merusak kehidupan manusia seutuhnya, karena iblis akan memanfaatkan keterbatasan sains sebagai tipu muslihat yang digunakan untuk merusak hati manusia dalam berhubungan dengan Penciptanya.

Jadi inilah sebabnya kenapa sains salah satu pintu masuk yang dapat digunakan iblis untuk menghancurkan manusia. Untuk itu kita perlu mencari keseimbangan antara sains dan keyakinan kita terhadap Tuhan. Pada dasarnya sains itu didapat dari fenomena alam, yang semuanya berasal dari kekuasaan Tuhan yang sempurna.  

Dalam suatu keseimbangan seharusnya tidak ada pertentangan antara keyakinan dan sains, apabila kita percaya sepenuhnya kepada Tuhan yang berdaulat atas segala sesuatu. Justru sains seharusnya dapat semakin mendekatkan diri manusia kepada Tuhan sebagai Penciptanya, bukan sebaliknya, karena sains tanpa pengenalan yang benar akan Tuhan, maka akan terjadi ketimpangan, agama tanpa sains itu buta (science without religion is lame, religion without science is blind).

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut