Partai Perindo Apresiasi Kesepakatan Indonesia dan China, Sri Gusni: Perkuat Diplomasi Ketahanan Kesehatan Nasional
Kerja sama dalam pengembangan pengobatan tradisional, melalui kolaborasi antara Kementerian Kesehatan Indonesia dan National Administration of Traditional Chinese Medicine China, yang dimana hal ini akan berpotensi memperkuat layanan kesehatan yang holistik dan berbasis kearifan lokal.
“Hal ini juga sejalan dengan pilar transformasi sistem kesehatan nasional untuk mengembangkan pelayanan promotif dan preventif yang komplementer, dan memperluas akses pengobatan berbasis bahan alam dalam negeri,” kata perempuan yang merupakan alumni S1 Fakultas Kesehatan Masyarakat dan S2 Intervensi Sosial, Psikologi Terapan Universitas Indonesia ini.
Sementara itu, terdapat juga kerja sama dalam penanggulangan tuberkulosis dengan National Disease Control and Prevention Administration China. TBC sendiri masih menjadi salah satu penyakit menular utama di Indonesia, dengan prevalensi yang tinggi.
“Kerja sama ini tidak hanya memperkuat deteksi dini dan akses terhadap pengobatan, tetapi juga mendorong pengembangan kapasitas laboratorium, alih teknologi diagnostik, dan peningkatan tenaga kesehatan lokal dalam menangani penyakit menular,” ucap Sri Gusni.
Kedua bentuk kerja sama ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh dan adaptif melalui kemitraan internasional, sekaligus memperkuat pencapaian target-target RPJMN 2025–2029 di bidang kesehatan masyarakat.