Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Mau Bentuk Badan Pengelola Dana Umat, Potensi Kelola Rp500 Triliun per Tahun
Advertisement . Scroll to see content

Partai Gelora Ogah Terima PKS Gabung Koalisi Prabowo-Gibran

Minggu, 28 April 2024 - 16:00:00 WIB
Partai Gelora Ogah Terima PKS Gabung Koalisi Prabowo-Gibran
PKS disebut akan bergabung dengan koalisi Prabowo-Gibran (Foto: Jonathan Simanjuntak)
Advertisement . Scroll to see content

Dia mengingatkan publik dengan narasi yang menurutnya muncul dari kalangan PKS. Narasi itu bahkan menyinggung isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA).

Mahfuz juga mengungkapkan PKS selama ini kerap memunculkan narasi yang mengadu domba dan membelah masyarakat.

Salah satu contohnya, memberikan cap pengkhianat kepada Prabowo karena bergabung dalam Kabinet pemerintahan Presiden Jokowi dan Wapres KH Ma'ruf Amin pada 2019, yang menurutnya muncul dari PKS.

"Ketika pada 2019 Prabowo Subianto memutuskan rekonsiliasi dengan Jokowi, banyak cap sebagai pengkhianat kepada Prabowo Subianto. Umumnya datang dari basis pendukung PKS," tuturnya.

Dirinya menegaskan bahwa selama ini Jokowi dan Prabowo telah mengingatkan untuk tidak menarasikan membelah politik dan ideologi.

"Narasi-narasi yang beresiko membelah lagi masyarakat secara politis dan ideologis. Padahal itu yang sering diingatkan oleh Presiden Jokowi dan Capres Prabowo," tuturnya.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut