Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengenal Roehana Koeddoes, Pahlawan dan Jurnalis Perempuan yang Berani Bersuara
Advertisement . Scroll to see content

PAN Dukung Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional: Bentuk Pengakuan Bangsa

Minggu, 09 November 2025 - 20:24:00 WIB
PAN Dukung Soeharto dan Gus Dur Jadi Pahlawan Nasional: Bentuk Pengakuan Bangsa
(Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) mendukung pemberian gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-2 Soeharto dan Presiden ke-4 Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Menurutnya, hal itu sebagai bentuk pengakuan kolektif bangsa.

Zulhas menjelaskan, alasan pertama PAN menyetujui karena presiden memiliki jasa, pengorbanan, sekaligus prestasi bagi kemajuan bangsa dan negara.

"Sebagai manusia, tentu tidak ada yang sempurna. Ada perspektif kebaikan dan kekurangan. Hal itu wajar saja. Tetapi sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara, setiap presiden akan menjalani fase sejarah dan narasi perjuangan tersendiri yang ditorehkan dalam setiap perjalanan bangsa, dari generasi ke generasi selanjutnya," ucapnya dalam keterangan tertulis, Minggu (9/11/2025).

Kemudian, Zulhas juga menilai pemberian gelar pahlawan kepada Soeharto dan Gus Dur bukan hanya persoalan administratif, tetapi juga sebagai simbol legitimasi nasional, pengakuan kolektif bangsa dan konstruksi sejarah.

Dengan begitu, pemberian gelar menjadi akumulasi dari tindak lanjut aspirasi dan partisipasi masyarakat, berupa pengusulan dari daerah dan organisasi, maupun sebagai simbolisme sejarah, berupa peneguhan nilai perjuangan dan keteladanan sebagai pemimpin nasional.

"Pemberian gelar pahlawan kepada presiden adalah bagian dari menciptakan budaya bangsa yang baik dalam memberikan nilai perjuangan, nasionalisme Indonesia, keteladanan, dan optimistis," tuturnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut