Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam
Advertisement . Scroll to see content

Oknum Prajurit Diduga Terlibat Pengiriman Pekerja Migran yang Tenggelam di Malaysia, TNI AU : Kami Serius Dalami 

Rabu, 29 Desember 2021 - 11:28:00 WIB
Oknum Prajurit Diduga Terlibat Pengiriman Pekerja Migran yang Tenggelam di Malaysia, TNI AU : Kami Serius Dalami 
Kapal angkut pekerja migran Indonesia kembali tenggelam di perairan Malaysia pada 25 Desember lalu, 10 jenazah ditemukan (Foto: The Star)
Advertisement . Scroll to see content

Indan menuturkan, TNI AU tak segan-segan memberikan sanksi tegas sesuai aturan hukum yang berlaku jika terbukti ada prajurit yang terlibat dalam kasus ini. 

"Bila dalam perkembangannya terbukti memang ada oknum prajurit TNI AU yang terlibat dalam proses pengiriman TMI ilegal, dipastikan TNI AU akan memberikan sanksi hukum tegas sesuai aturan yang berlaku," katanya. 

Sementara itu, Kepala BP2MI Benny Rhamdani menyebut ada dugaan keterlibatan anggota TNI dalam pengiriman pekerja migran ilegal ke Malaysia. Institusi yang dimaksud yaitu TNI AL dan TNI AU. 

Dugaan itu berdasarkan hasil investigasi tim khusus BP2MI, terhadap peristiwa kapal yang mengangkut pekerja migran Indonesia (PMI) ilegal di perairan Johor, Malaysia. 

"Adanya dugaan keterlibatan oknum TNI AL dan oknum TNI AU. Adanya dugaan keterlibatan yang memiliki peran masing-masing dalam membantu kegiatan pengiriman PMI ilegal," ujar Benny di Jakarta, Rabu. 

Lebih jauh Benny menegaskan akan melaporkan hasil temuan investigasi ke pimpinan masing-masing instansi. Tak hanya itu, Benny juga akan bertemu Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa guna membahas permasalahan tersebut.

"Kami tentu gunakan kata dugaan karena kami akan serahkan masalah ini kepada pimpinan dari instansi masing-masing. Saya akan coba nanti bertemu Panglima TNI," katanya. 

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut