Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasto PDIP: Pancasila Bukan Sekadar Ideologi, tapi Gugatan terhadap Kolonialisme
Advertisement . Scroll to see content

NU-Muhammadiyah Serukan Keutuhan NKRI dan Demokrasi Damai

Jumat, 23 Maret 2018 - 19:54:00 WIB
NU-Muhammadiyah Serukan Keutuhan NKRI dan Demokrasi Damai
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir dan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj bersama jajaran pengurus di kantor PBNU, Jakarta, Jumat (23/3/2018). (Foto: Ist).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nasir mendatangi kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) untuk bersilaturahmi dengan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj, Jumat (23/3/2018). Dalam pertemuan yang berlangsung hangat tersebut, kedua tokoh ini menyikapi isu-isu kebangsaan yang berkembag saat ini.  

Said dan Haedar menuturkan, tidak ada maksud lain dalam pertemuan ini kecual tiga hal, yakni terus menerus menyerukan saling tolong menolong melalui sedekah dan derma. Kedua, menegakkan kebaikan. Ketiga, mengupayakan rekonsilisasi atau perdamaian kemanusiaan.

Dalam pandangan PBNU dan Muhammadiyah, parameter dan ukuran sehatnya sebuah bangsa dan negara bisa dilihat antara lain dari tegak dan kokohnya tali persaudaraan kebangsaan, .

”Ekonomi yang tumbuh merata, akses pendidikan yang mudah, terbukanya ruang-ruang dalam menyampaikan pendapat, serta tegaknya hukum sebagai instrumen untuk meraih keadilan,” kata Said di Jakarta, Jumat (23/3/2018). ”Bangsa yang kuat dan sehat juga tercermin dari semakin berkualitas dan berdayanya masyarakat sipil,” tambah Haedar.

Berkaitan dengan hal tersebut, PBNU dan PP Muhammadiyah menegaskan lima hal. Pertama, NU dan Muhammadiyah akan senantiasa mengawal dan mengokohkan konsensus para pendiri bangsa bahwa Pancasila dan NKRI adalah bentuk final dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Indonesia adalah Negara yang memiliki keanekaragaman etnis suku, golongan, agama yang tetap harus dijaga dalam bingkai persatuan dan kesatuan bangsa.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut