Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemendikti Segera Koordinasi dengan Aparat Hukum soal Pemalsuan Riset, Harap Pelaku Ditindak
Advertisement . Scroll to see content

Modus Bos WO di Jaktim Tipu Puluhan Calon Pengantin: Gali Lubang, Tutup Lubang

Selasa, 02 Juni 2026 - 07:55:00 WIB
Modus Bos WO di Jaktim Tipu Puluhan Calon Pengantin: Gali Lubang, Tutup Lubang
Polisi menangkap pasangan suami istri RM dan ER pemilik jasa wedding organizer (WO) yang viral menipu pasangan pengantin (foto: Instagram/@alfiannurrizal.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Polisi menangkap pasangan suami istri (pasutri) berinisial RM dan ER, pemilik wedding organizer (WO) di Jakarta Timur yang diduga menipu puluhan calon pengantin. Polisi mengungkap motif pasutri tersebut melakukan penipuan.

“Motif, kalau dari hasil pemeriksaan kami, diketahui bahwa uang-uang dari korban ini diputar lagi oleh para tersangka untuk menutupi kegiatan-kegiatan pernikahan sebelumnya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Bayu Kurniawan dikutip Selasa (2/6/2026).

Bayu menerangkan, uang yang didapat dari korbannya, digunakan pelaku untuk menutupi kegiatan pernikahan yang dijanjikan ke korban lain sebelumnya.

“Jadi, uang yang didapat dari klien lain itu digunakan untuk menyelenggarakan pesta pernikahan klien lainnya. Jadi, uang itu secara tidak langsung ya gali lubang tutup lubang,” ujar dia.

Sebelumnya, Polisi menyebutkan total ada 56 calon pasangan pengantin yang menjadi korban pemilik Wedding Organizer (WO) di Jakarta Timur. Diperkirakan korban mengalami kerugian mencapai Rp2,6 miliar.

"Dari jumlah tersebut, 2 pasangan telah melaksanakan pernikahan namun tidak memperoleh fasilitas sesuai yang dijanjikan, sedangkan 56 pasangan lainnya belum dapat melaksanakan acara pernikahan yang telah direncanakan," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal di unggahan media sosialnya dikutip, Minggu (31/5/2026).

"Hingga saat ini, dari 24 korban yang telah terdata, total kerugian yang dilaporkan mencapai sekitar Rp 2.658.885.000. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah seiring proses pendataan dan pemeriksaan terhadap korban lainnya yang masih berlangsung," ujar dia.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut