Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kehadiran Dato' Sri Siti Nurhaliza Brand Ambassador MHTC, Jadi Magnet Utama di Gandaria City
Advertisement . Scroll to see content

MNC Peduli Bersama MHTC Gelar Seminar Bahaya Seringnya Penggunaan Gadget

Kamis, 05 September 2019 - 13:30:00 WIB
MNC Peduli Bersama MHTC Gelar Seminar Bahaya Seringnya Penggunaan Gadget
MNC Peduli bekerja sama dengan Malaysia Healthcare Travel Council (MHTC) menggelar seminar kesehatan berjudul "Carpal Tunnel Syndrome, Nyeri Syaraf karena Penggunaan Gadget/Smartphone" di Gedung iNews Tower, Kebon Sirih, Jakarta, Kamis (5/9/2019). (F
Advertisement . Scroll to see content

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Terence Tay Khai Wei, Hand & Microsurgery Specialist Doctor dari Thomson Hospital Malaysia menjelaskan bahaya penggunaan gadget dan menciptakan kesadaran tentang trend peningkatan penyakit Carpal Tunnel Syndrome.

Dia menyebutkan, baiknya orang memegang gadget maksimal paling lama 30 menit. Jika melebihi waktu itu dia menganjurkan untuk berhenti sejenak dan beristirahat. "Jika terlalu lama memegang gadget maka bisa menyebabkan penyakit Carpal Tunnel Syndrome," ujarnya.

Jika terlalu lama, Terence menganjurkan seseorang melakukan pemanasan untuk memutar pergelangan tangan searah jarum jam maupun sebaliknya, sehingga membuat syaraf menjadi lentur kembali.

Carpal Tunnel Syndrome

Director Market Development Indonesia Farah Delah Suhaimi, menjelaskan hal yang sama mengenai penyakit yang akan ditimbulkan dari seringnya menggunakan gadget, yakni Carpal Tunnel Syndrome.

"Tentunya pengetahuan tentang penyakit ini amatlah penting, sehingga minimal bisa mencegahnya di masa yang akan datang karena, di Malaysia Healthcare, kami ingin semua orang lebih proaktif tentang perawatan kesehatan dan bertanggung jawab atas gaya hidup mereka hari ini," tuturnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut