Menpar Sebut 377 Penerbangan ke Indonesia Dibatalkan Dampak Konflik Timur Tengah
GIANYAR, iNews.id - Dampak konflik Timur Tengah mulai dirasakan sektor pariwisata Indonesia. Sebanyak 377 penerbangan menuju Indonesia dibatalkan, sehingga sekitar 50.000 penumpang gagal datang ke berbagai destinasi wisata.
Hal ini diungkapkan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat meninjau kunjungan wisatawan di Bali Safari, Kabupaten Gianyar, Bali.
Widiyanti menjelaskan pembatalan ratusan penerbangan tersebut berdampak langsung terhadap jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia.
"Karena momennya masih libur Nyepi dan Lebaran, tentu masih meningkat jumlahnya. Tapi kami telah mendata bahwa ada beberapa flight dari Timur Tengah yang tercancel sekitar 377 flight cancel ya jadi ada sekitar 50 ribu penumpang yang tidak bisa datang ke Indonesia, bukan saja ke Bali tapi ke destinasi lain seperti Jakarta terutama," ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Breaking News: Filipina Tetapkan Status Darurat Energi Dampak Konflik Timur Tengah
Kondisi ini menyebabkan penurunan jumlah wisatawan, terutama dari kawasan Timur Tengah. Pemerintah saat ini masih mengkaji dampak lanjutan dari situasi tersebut, termasuk kemungkinan kebijakan penyesuaian aktivitas masyarakat.
"Nah, kita masih mengkaji terus bagaimana kelanjutannya apakah ini sementara atau jangka panjang dan kami lihat sudah ada beberapa negara yang sudah memberlakukan work from home ya, Indonesia sedang mengkaji satu hari work from home untuk swasta dan ASN begitu," katanya.
Respons Trump, Iran Balik Ancam Akan Hancurkan Semua Fasilitas AS di Timur Tengah
Kebijakan ini juga berkaitan dengan upaya efisiensi penggunaan bahan bakar di tengah kondisi global. Meski terdampak konflik global, sektor pariwisata Indonesia masih menunjukkan tren positif. Widiyanti menyebut terjadi peningkatan kunjungan sekitar 3,5 persen.
"Nah, agar kita semua di daerah dan pusat juga lebih apa namanya, untuk BBM juga tidak terlalu dipakai terlalu banyak begitu. Tentu kita lihat bahwa ada peningkatan 3,5 persen ini juga dari wisatawan Nusantara dan mancanegara tetap Bali sangat menarik karena baru saja Bali menang sebagai the best destination 2026 dari TripAdvisor," ujarnya.
Dia menegaskan citra Bali sebagai destinasi wisata dunia tetap terjaga dan aman bagi wisatawan. Untuk mengantisipasi dampak lebih lanjut, Kementerian Pariwisata menyiapkan sejumlah strategi, termasuk meningkatkan konektivitas penerbangan.
Konflik Timur Tengah Berkepanjangan, ADNOC Khawatir Harga Pelumas Kendaraan Naik
"Jadi ini image Bali tetap terjaga dan tentunya kita tahu Bali atau Indonesia adalah destinasi yang aman begitu dari semua gejolak yang ada di Timur Tengah tentu ini destinasi yang menarik dan aman. Dan kami juga akan membuat strategi ya untuk meningkatkan konektivitas di negara-negara terdekat kita, memperbanyak promosi dengan meningkatkan event-event di perbatasan juga dan meningkatkan konektivitas yang direct ke Eropa," ucapnya.
Selain itu, pemerintah akan memperkuat promosi internasional serta mendorong penyelenggaraan berbagai event untuk menarik wisatawan. Dampak konflik Timur Tengah terhadap pariwisata Indonesia ini menjadi tantangan yang tengah dihadapi pemerintah, namun upaya pemulihan terus dilakukan agar sektor wisata tetap tumbuh dan kompetitif.
Editor: Donald Karouw