Mengingat Gempa Besar di Kaltim pada 1921, Timbulkan Kerusakan Parah
Gempa menyebabkan lubang bor menyemburkan air, terjadi rekahan-rekahan tanah sepanjang 10 meter dengan kedalaman 2 meter hingga menyemburkan air bercampur pasir dan tanah liat (likuifaksi).
"Wilayah yang diguncang gempa ini mencapai radius 250 km. Terjadi 10 kali guncangan-guncangan kuat yang berulang (gempa susulan). Gempa dipicu Sesar Sangkulirang (Sangkulirang Fault Zone) ini memicu tsunami menimbulkan kerusakan parah di Sekurau. Menurut saksi mata, tsunami menggenangi jalan hingga setinggi 1 m," ujarnya.
Sebelumnya, hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi M 5,6 pada Minggu (15/9/2024) terletak pada koordinat 1,30° LU ; 118,46° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 147 km Tenggara Berau, Kalimantan Timur pada kedalaman 11 km.
Berdasarkan lokasi episentrum dan kedalaman hiposentrumnya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal diduga akibat aktivitas sesar Mangkalihat.
Editor: Reza Fajri