Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jenazah Antasari Azhar Disalatkan di Masjid Asy-Syarif Tangsel
Advertisement . Scroll to see content

Mengenang Antasari Azhar, Jaksa Pertama Jabat Ketua KPK yang Gigih Berantas Korupsi

Sabtu, 08 November 2025 - 14:32:00 WIB
Mengenang Antasari Azhar, Jaksa Pertama Jabat Ketua KPK yang Gigih Berantas Korupsi
Antasari Azhar semasa hidup dikenal sebagai mantan Ketua KPK yang tegas dan berani melawan korupsi. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

Setelah menamatkan pendidikan dasar di SD Negeri 1 Belitung, dia melanjutkan SMP dan SMA di Jakarta, sebelum akhirnya menempuh pendidikan hukum di Universitas Sriwijaya, Palembang.

Semasa kuliah, Antasari aktif sebagai Ketua Senat Mahasiswa dan dikenal vokal menyuarakan aspirasi rakyat pada masa-masa sulit tahun 1978.

Lulus pada 1981, Antasari memulai karier di Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Kehakiman. Dia kemudian beralih ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, sebelum bertugas di berbagai daerah, dari Tanjung Pinang, Lampung hingga Baturaja. Reputasinya meningkat tajam setelah menangani sejumlah kasus besar korupsi.

Pada 1999, dia bergabung dengan Kejaksaan Agung sebagai Kasubdit Penyidikan Pidana Khusus dan Kepala Bidang Hubungan Media Massa. Tak berhenti belajar, ia menempuh S2 di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM (2000) serta kursus hukum di Australia.

Salah satu momen paling bersejarah adalah ketika Antasari memimpin penangkapan Tommy Soeharto pada tahun 2000. Aksinya menuai perhatian publik dan memperkuat citranya sebagai jaksa yang berani melawan tekanan politik.

Pada Desember 2007, Antasari terpilih menjadi Ketua KPK dengan suara mayoritas dari DPR. Dia menjadi ketua pertama dari kalangan jaksa, dan segera dikenal karena ketegasannya menangani kasus korupsi besar.

Hingga akhir hayatnya, Antasari tetap menjadi simbol perlawanan terhadap ketidakadilan. Dalam setiap langkahnya, dia menunjukkan kejujuran dan keberanian tidak bisa dibungkam oleh kekuasaan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut