Mengenal Pulau Injil Mansinam, Lokasi Sejarah Peradaban Papua yang Dikunjungi Ganjar Pranowo
Dalam konteks kunjungan khusus ini, Ketua PAGAMA PB, Agustinus Matuti, mengungkapkan, "Kegiatan ini merupakan kunjungan khusus atas koordinasi Badan Pimpinan Pusat (BPP) PAGAMA."
Kunjungi Papua, Ganjar Pranowo Takjub dengan Sejarah Pulau Mansinam
Kunjungan Ganjar Pranowo di Manokwari diikuti dengan aman terkendali, mencakup periode dari kedatangan di Bandara Rendani hingga kepulangannya ke Sorong Papua Barat Daya sekitar pukul 12.00 WIT.
Terlepas dari kegiatan internal relawan, kunjungan tersebut membawa makna lebih dalam sebagai bentuk penghargaan terhadap sejarah dan kekayaan budaya Papua di Pulau Mansinam.
Ganjar Pranowo Dikukuhkan sebagai Tokoh Pemerhati Orang Papua
Dilansir dari laman Indonesia Kaya, Pulau Mansinam, yang terletak di Teluk Doreh, Manokwari, Papua Barat, tidak hanya menawarkan panorama alam yang sederhana dengan pohon kelapa dan bukit hijau, tetapi juga menjadi saksi sejarah yang mengubah peradaban di tanah Papua.
Pada 5 Februari 1855, misionaris Jerman Carl Wilhelm Ottouw dan Johann Gottlob Geissler mendarat di Mansinam, membawa bersama mereka kabar baik Injil. Tugas mereka tidak hanya sebatas menyebarkan ajaran Kristiani, tetapi juga mengajarkan budaya dan gaya hidup modern kepada masyarakat lokal yang pada saat itu masih primitif.
Diisi Kiai hingga Mantan BIN, Relawan Mahfud Guru Bangsa Deklarasi Dukung Ganjar-Mahfud di Pemilu 2024
Mansinam menjadi tempat penting karena di sinilah peradaban modern pertama kali muncul di Papua. Monumen tugu peringatan masuknya Injil, didirikan sebagai penghormatan kepada Ottouw-Geissler, menjadi bukti fisik yang mengesankan.