Mengenal Marsinah, Buruh Kecil dari Nganjuk Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Empat hari berselang, tubuhnya ditemukan di hutan Wilangan, Nganjuk dengan penuh luka memar, patah tulang, bekas penyiksaan dan kekejian lainnya.
Buruh kecil itu dibungkam dengan cara keji. Kasusnya menyeret sembilan orang, tapi Mahkamah Agung membatalkan vonis mereka pada 1995, menyebut bukti tak cukup. Hingga kini, pelaku sebenarnya tak pernah diadili.
Kematian Marsinah menjadi simbol pelanggaran HAM berat di masa Orde Baru, sebuah noda yang tak pernah benar-benar hilang.
32 tahun berlalu, nama Marsinah masih menggema. Pada Oktober 2025, Kementerian Sosial (Kemensos) resmi mengusulkan namanya sebagai Pahlawan Nasional bersama 39 tokoh lainnya menjelang peringatan Hari Pahlawan.
Dukungan mengalir deras, bahkan Presiden Prabowo Subianto turut menyatakan dukungannya saat Hari Buruh 2025.