Menelusuri Jejak Bangunan Bersejarah di Jantung Kota Medan
Salah satu ruang pamer, bahkan menampilkan replika dan penjelasan lengkap tentang tanaman kelapa sawit yang mendominasi pasar global.
Koleksi otentik lain meliputi mesin penghitung uang, timbangan manual, radio antik dan mesin tik tua yang digunakan staf perkebunan Belanda.
Sementara di luar gedung, pengunjung disambut pemandangan tak biasa, seperti pesawat Piper Pawnee PA-25 buatan AS tahun 1958 yang dulu digunakan untuk menyemprot tembakau, serta lokomotif tua dan kepala kereta pengangkut sawit buatan Jerman berkapasitas 50 ton.
"Kami ingin menghubungkan masa lalu dan masa depan industri perkebunan Indonesia," kata Srihartini, pengurus museum.
Dengan tiket masuk hanya Rp10.000, Musperin 1 menawarkan wisata edukatif yang mencerdaskan sekaligus menggugah kesadaran tentang pentingnya melestarikan warisan agraria bangsa.
Diresmikan pada 10 Desember 2016 bertepatan dengan Hari Perkebunan Indonesia, museum ini menjadi simbol semangat dan jati diri industri perkebunan Tanah Air.
Editor: Kurnia Illahi