Menag: Natal jadi Pengingat Kedamaian dan Kasih Kristus Tidak Kenal Batas Perbedaan
“Kita berharap sukacita Natal dapat mengukuhkan persahabatan sejati di antara kita semua, sesama anak bangsa yang telah bertekad hidup di dalam kesatuan di tengah kemajemukan,” ungkapnya.
Untuk itu, ia menjelaskan bahwa keberagaman telah menjadi fondasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bangsa Indonesia sehingga harus menjadi ikatan yang kuat.
“Tekad itu telah dibangun sejak berabad-abad silam. Kemudian dikukuhkan melalui berbagai gerakan kebangsaan persatuan di dalam keberagamaan tersebut menjadi pondasi hidup kita hingga sekarang dan berbagai momentum sukacita seperti Natal niscaya dapat menghantarkan kita semua pada ikatan persaudaraan sejati antarmanusia, antarsesama warga dan berbagai bentuk relasi sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” kata Nasaruddin.
Editor: Puti Aini Yasmin